puisi

Tersesat

Irama degup terbias tarian pesona sudut lain

Layaknya gravitasi membelenggu, aku tak terdiam dalam asa
Halnya ragu, rindu ini datang dan kembali jua

Dan aku tersesat di dunia yang kucari dan kini kutakuti
Karena ia balik menyiksaku
Mengutuk malam yang begitu jahat, menggerogoti
Mengutuk malam yang padam tak menemaniku

Dan malah mencemooh..

Aku tersesat
Halnya karang diserap ombak hingga waktu menemukanku
Tidak juga candaan pelikan, desiran garam
Berpaling muka membangunkanku
Aku telah membatu..

Aku hilang

Tertangkup angkuh, tak jua luluh

Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s