Tentang

Resensi Buku : Gelang Hitam, Merawat Luka Cinta dan Bencana

Sejak siang hujan sudah mengguyur Kota Bandung, namun itu tak menyurutkan keramaian di Stasiun Hall. Aku duduk menunggu dalam kereta Argo Parahyangan berangkat membawaku ke Ibukota. Sebuah buku bersampul eksentrik dengan dominasi warna hitam ada di tanganku. Tak lama peluit tanda berangkat berbunyi, hampir bersamaan ketika aku mulai membacanya.

==

Gelang Hitam, novel ketiga dari Nyirika seorang aktifis / pekerja sosial dari Bandung bercerita tentang sisi lain sebuah bencana. Kali ini diterbitkan Nawalapatra. Bercerita tentang Saras, seorang relawan pemulihan paska Bencana Tsunami Aceh tahun 2009. Juga Haniffah, korban Tsunami yang berubah menjadi seonggok nafsu yang tertinggal dan terjebak dalam Gelang Hitam. Diceritakan bagaimana sepak terjang para relawan berusaha membantu para korban. Hingga akhirnya Saras terjebak dalam urusan asmara yang tak pernah mudah. Patah hati begitu kental, tapi tentu saja harus bangkit. Pemulihan patah hati tak semata tentang cinta itu sendiri, ternyata Saras terkena PTSD, intinya duka semua orang yang ia dengarkan berpindah ke tubuhnya. Perjalanan panjang Saras lalui hingga akhirnya mampu membuka hati kembali. Menghadapi ketakutan terbesarnya, Rian yang membuatnya berkeping. Kemudian menemukan Dewa yang bisa menerima Saras apa adanya, termasuk luka dan masa lalunya. Manis.

Sebagai orang awam seperti aku yang tak pernah tahu dunia pe-relawan-an, novel ini cukup memberikan gambaran situasi di lapangan. Juga, banyak istilah Psikologi terselipkan. Dengan apik menyeritakan sebab-akibat sebuah kejadian dan kejiwaaan seseorang. Bicara lugas tentang cinta dan patah hati dari sudut pandang lain, namun tetap romantis dan manis. Tak lupa cerita mistis tak horor khas Nyirika kental dituturkan.

Ada sedikit kebingungan antara tokoh Aku (Haniffah) dan Sarah sebagai tokoh utama, keduanya seperti menjadi alter ego. Terkadang harus mikir, ini yang bicara Haniffah atau Sarah. Di pertengahan ada pula sedikit kebingungan pencernaan tokoh karena nama yang mirip, Rengganis dan Ranggita. Karena keduanya berada dalam satu alur, jadi harus mengulang membaca. Oh ini Rengganis, oh ini Ranggita.

Novel yang membuatku menghela nafas panjang. Sarat makna dan nasihat tentang hidup. Setiap orang pasti pernah patah hati walau hanya sekali, tentu novel ini jadi rekomendasi.

==

Waktu menunjukkan pukul 23.15 wib ketika aku menyelesaikan 204 halaman Gelang Hitam. Aku duduk di sebuah lobi hotel di tengah Ibukota yang lampunya mulai meredup. Kursi di hadapanku masih kosong. Sebut saja aku sedang menunggu Rian, ketakutan terbesarku. Mungkin ini sudah cukup, langkah besar tetap akan dijalani tanpa sebuah kata penyelesaian. Aku bangkit, dengan hati ringan. Siap menyambut Dewa.

Advertisements
Standard
Tentang

Peringatan Diri

Bukankah sebuah kurva butuh ketinggian sebelum akhirnya menurun untuk sempurna? 

Bukankah seulas senyuman perlu melandai sebelum akhirnya menanjak untuk membentuk sempurna? 

Bukankah setiap cerita harus beralur klimaks sebelum akhirnya anti-klimaks untuk akhir sempurna? 

Dan Allah menurunkan dua kemudahan dalam setiap satu kesulitan. 

Lalu kemudian mengapa mesti bertanya? 

Di mana sosok yang dulu mengatakan, “Kerjakan yang terbaik, soal hasil tak pernah berdusta.”?

Atau yang pernah berbisik, “Sungguh, Allah Maha Adil. Jika ada manusia yang tak adil padamu, maka Allah akan memberikan tempat terbaik.”

Dan pasrah adalah keyakinan tertinggi manusia atas kehendak-Nya. 

Goyahkah keyakinan itu? Hingga bertalu-talu gelombang keluh kesah menggaduh. Hingga air mata perlu diteteskan atas peluh. Hingga semesta mendengar kecewa yang bergemuruh. 

Sabar dan shalatlah. 

Standard
Tentang

Daftar Keunikan dan Prestasi G-Dragon. Keren! Jadi Makin Nge-fans.

G-Dragon adalah nama yang tak asing bagi penggemar musik Korea atau lebih sering disebut K-Pop-ers. Bahkan ia disebut-sebut sebagai rajanya K-pop. G-Dragon a.k.a Jidi merupakan ketua dari boyband Big Bang. Lahir dengan nama Kwon Ji-yong, ia sudah lebih dari dua dekade menaklukan panggung K-pop. Berikut beberapa prestasi solo dan keunikan dari pria bertinggi 177 cm ini:

1. Gaya yang anti mainstream

Sudah bukan rahasia lagi jika Jidi suka gonta-ganti model rambut. Dari merah hingga hijau, dari Mohawk hingga polem atau poni lempar. Gaya berbusananya juga bisa dibilang sangat neko-neko. Ada satu waktu ia memakai tas selempang keluaran rumah mode Channel, namun tas hitam itu ia gambari dengan cat secara abstrak. Tentu tas ini bukan barang murah, harganya di kisaran USD 3.600 atau hampir 50 juta rupiah! Wah, nggak sayang, ya, barang semahal itu dicorat-coret.

2. Album unik

Jika penyanyi lain biasanya mengeluarkan album dalam bentuk Compact Disc (CD), Jidi melakukan gebrakan baru. Album terakhir yang diluncurkan Juni 2017 dengan judul nama aslinya, Kwon Ji-yong dikemas dalam bentuk USB. Satu hal yang tercatat sebagai yang pertama di dunia. Tidak hanya itu, album ini dalam peluncurannya menjadi nomor satu di iTunes di 41 negara. Keren sekali!

3. Top 100 innovators in the world

Karena keunikannya, majalah Hypebeast di tahun 2016 memasukan G-Dragon dalam daftar “Top 100 innovators in the world”.

4. Memecahkan rekor konser di Jepang

Jidi memecahkan rekor sebagai penyanyi solo yang mampu mengumpulkan 90.000 penonton di Tokyo Dome, Jepang. Ia mengalahkan seniornya, Rain yang mengumpulkan 55.000 penonton di tempat yang sama. Tentu ini sebuah prestasi membanggakan bagi pria 29 tahun ini.

5. Menaklukan Eropa

Menaklukan panggung Eropa bukanlah hal yang mudah, apalagi bagi pendatang dari Asia. Jidi menjadi penyanyi Asia solo pertama yang mampu mengadakan konser di kota-kota besar Eropa. Bahkan Inggris di dua kota sekaligus, Birmingham dan London. Konser-konser itu tidak dilakukan di tempat-tempat kecil, sebutlah Mercedez Benz stadium di Jerman dan Wemley Arena di London yang menampung puluhan ribu orang. Sebuah prestasi yang belum pernah ditorehkan artis dari Asia sebelumnya.

Wow! Jadi makin ngefans sama abang ganteng yang satu ini.

Dari Bernas.id

Ini tulisan saya yang rada aneh sebenarnya,  tapi ini saya dedikasikan untuk salah satu sahabat yang fan berat G-Dragon. 

Standard
Tentang

Obat Ajaib Sembuhkan Kanker? Ternyata Ini Manfaat Jahe

Kanker sudah menjadi momok dalam kehidupan mayarakat sekarang. Tidak mengenal usia, siapa saja bisa terkena penyakit mematikan ini. Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Pencegahan bisa dimulai dari bahan yang sehari-hari ada di dapur. Jahe salah satunya.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa jahe mengandung senyawa keras yang 10.000 kali lebih efektif dalam membunuh kanker dibandingkan dengan kemoterapi konvensional.

Cara membuat minuman obat jahe:

Bahan:

1) 2 sendok teh kefir air kelapa

2) 2 gelas air kelapa

3) 2-4 ons jahe segar yang disangrai atau bubuk jahe organik.

Cara membuat:

Aduk semua bahan secara bersamaan setelah itu diamkan dalam keadaan tertutup selama 24 jam di suhu ruangan. Setelah 24 jam, kembali dibuka kemudian aduk. Dilihat apakah berfermentasi secara sempurna dengan cara dicicipi. Seharusnya akan mempunyai rasa sedikit asam, jika sangat asam sebaiknya dibuang dan membuat lagi. Jika rasanya sedikit asam dan berbuih ketika dibuka, simpanlah dalam kulkas untuk diminum selama tiga hari.

Manfaat lain dari jahe:

1. Mengobati kanker ovarium.

2. Mencegah kanker usus.

3. Meringankan morning sickness.

4. Meringankan kembung.

5. Meringkankan sakit kepala sebelah.

6. Mengurangi kram saat haid.

7. Mencegah demam dan flu.

Banyak ya manfaatnya, yuk mulai hidup sehat.

Sumber : @holisticali – Plos & Georgia State University

Dari bernas.id

Standard
Tentang

Anda Karyawan yang Kebetulan Bertugas di Singapura? Inilah Tempat yang Bisa Dikunjungi!

Tidak sedikit pengunjung Singapura adalah karyawan yang dikirim oleh instansi atau perusahaan tempatnya bekerja. Biasanya tujuan utama adalah pelatihan atau rapat yang hanya berlangsung kurang dari seminggu. Akan sayang rasanya jika sudah terbang ke negara tetangga tetapi tidak jalan-jalan. Sepulang bekerja adalah waktu yang tepat untuk melakukannya.

Dengan waktu yang sempit, berikut adalah tempat-tempat yang bisa dikunjungi di negara dengan ikon Merlion tersebut :

1. Marina Bay

Anda akan mendapatkan pemandangan yang indah pada sore hingga malam hari di Marina Bay. Berjalan sembari berfoto dengan latar belakang Marina Bay Sand, Singapore Flyer dan Patung Merlion. Terdapat pula foodcourt yang menyajikan aneka makanan Asia dengan harga terjangkau bernama Makansutra, berada di pinggir Mall Esplanade. Menikmati makan malam di udara terbuka bersama teman-teman di pinggiran Marina Bay bisa jadi pilihan.

2. Arab Street

Begitu masuk ke kawasan Arab Street suasana Timur Tengah akan langsung terasa. Di kanan kiri jalan berderetan toko-toko menjual pernak-pernik Timur Tengah, mulai dari lampu, karpet hingga pakaian. Ada pula tembok grafiti yang instagramable, ciamik sebagai latar belakang foto Anda. Di tengah terdapat Masjid Sultan yang punya gaya arsitektur khas. Anda bisa berhenti sejenak jika ingin menunaikan shalat. Dan terakhir menikmati makan malam di Zamzam Restaurant di ujung jalan. Restoran ini mulai beroperasi tahun 1908 sejak kependudukan Inggris, dan masih setia menyajikan makanan otentik arab. Menu yang paling terkenal adalah Martabak Rusa, berani coba?

3. National Museum

Berada di Orchad Boulevard, museum ini memamerkan sejarah Singapura. Semenjak zaman purba hingga sekarang. Cukup dengan membayar SGD 15, Andabisa menikmati sensasi perjalanan waktu Singapura.

4. Bugis Street

Jika ingin membeli aneka produk fashion dan oleh-oleh dengan harga terjangkau inilah tempatnya. Suasana seperti halnya pasar, padat dan ramai pengunjung. Harus pintar-pintar memilih barang, dan tak lupa menawar. Namun, di kawasan ini sedikit sulit mencari makanan halal jadi harus sedikit bersabar.

5. Lucky Plaza, Orchad Road

Siapa tak kenal Orchad Road? Jalanan terkenal, pusat perbelanjaan mewah di Singapura. Semua merek terkenal dunia berada di jalan ini. Dilengkapi dengan gedung-gedung mentereng dan aneka lampu yang menarik pembeli. Bagi Anda dengan budget terbatas, jangan khawatir, Anda masih bisa jalan-jalan dan belanja di salah satu mall di Orchad Road, tepatnya di Lucky Plaza. Lokasinya dekat dengan MRT dan Halte Bus Orchad. Anda bisa berbelanja aneka produk fashion dan oleh-oleh dengan harga terjangkau. Jika di Indonesia hampir mirip konsepnya dengan ITC atau mall kecil, cenderung lebih nyaman dan bersih. Juga tak sulit mencari makanan halal di sini. Jika ingin shalat bisa ke lantai 8 atau berjalan sekitar 500 meter menuju Masjid Al-Falah.

Dengan waktu yang sempit bukan berarti kita tak bisa menikmati Singapura. Selamat jalan-jalan!

Marina Bay

Dari Bernas.id

Standard
Tentang

Pencuri Impian

Akhirnya tiba hari ini. Dimana aku membangunkan diri dari mimpi. Yang kuredam dalam diam. Yang kuselimuti dengan rapi.

Akhirnya aku di sini, di setapak luas meniti hijau. Menanti mengudara, membawa asa. Menjejak risau, mengupas galau.

Akhirnya tiba sebuah masa. Aku berjalan di jalurku, menapak teras kilau sang dewi.

Perjalanan ini bukan tentang dendam yang tak redam, atau rindu yang membatu. Tentang aku yang mencari tahu, siapa diri hingga berdiri.

Perjalanan ini bukan tentang asa tak tentram, atau rasa yang mengusam. Tentang kalbu yang teduh, dan senyum yang kukuh.

-Rinjani-

Standard
Tentang

Gamis Hitam

Ini ceritaku dan kakak laki-laki tertuaku. Seperti kebanyakan orang jawa, aku memanggilnya Mas. Usia kami terpaut tiga belas tahun. Cukup jauh memang, mungkin itu pula yang membuat kami jarang mengobrol hal yang “berat”.  

Dia tipikal orang yang jarang memuji ataupun berkomentar tentang penampilan orang lain. Hingga sore itu, lebaran hari keempat kami sedang di halaman rumah orangtua kami.

“Kamu bagus pakai baju kayak gitu,” ucapnya. Aku terhenyak mendengarnya dan sontak melihat baju yang kukenakan. Gamis hitam menyapu lantai, kerudung hitam menjuntai menutup hingga pinggang lengkap dengan kaos kaki. Sebenarnya aku memakainya karena baru pulang dari takziyah. 

Aku melihat wajah Kakakku, tidak ada raut bercanda. Artinya dia serius. Berpenampilan serba hitam memang hal yang sangat jarang aku lakukan. Biasanya jikapun memakai gamis hitam, aku akan memadankan dengan jilbab berwarna cerah.

Mendengar pendapat Kakakku, aku hanya berpikir bahwa dia ingin aku menjadi pribadi yang lebih sederhana. Juga lebih taat tentunya. Aku senang ia melakukannya, dengan caranya sendiri.

“Gimana kalau aku pakai cadar?” Tanyaku. Dia hanya menatapku, menaikkan alis kiri dan tersenyum. “Coba aja,” jawabnya.

Standard